Artikel,
Artikel,
Edukasi,

Genetika adalah ilmu yang mempelajari warisan genetik, variabilitas, dan pewarisan sifat-sifat biologis dari satu generasi ke generasi berikutnya. Saat mempelajari warisan ini, heterozigot adalah salah satu ilmu penting untuk dipahami.
Heterozigot berfokus pada individu yang memiliki dua alel yang berbeda untuk gen tertentu pada satu lokus kromosom homolog. Konsep ini memiliki implikasi yang luas dalam pemahaman pewarisan sifat-sifat biologis, khususnya dalam kaitannya dengan dominansi alel dan fenotipe yang muncul.
Dalam artikel ini, kita juga akan mempelajari istilah homozigot. Kedua ini merupakan susunan gen yang menentukan sifat dasar makhluk hidup dari genotip. Yuk, simak artikel berikut ini!
Heterozigot adalah ketika dalam kromosom suatu organisme terdapat gen-gen yang berbeda antara satu kromosom dengan kromosom pasangannya. Contohnya, seorang ibu memiliki hidung mancung, tetapi anak-anaknya tidak memiliki hidung mancung. Itu artinya, gen yang membuat hidung mancung pada anak-anaknya adalah jenis heterozigot.
Dalam organisme yang memiliki kromosom ganda (disebut diploid), heterozigot merujuk pada individu yang memiliki dua versi gen yang berbeda untuk sifat tertentu. Versi gen tersebut disebut “alel”. Alel ini diwariskan dari kedua orang tua melalui reproduksi seksual.
Setiap sel dalam organisme diploid membawa sepasang kromosom yang mirip, namun dapat memiliki alel yang berbeda. Dan alel inilah yang menentukan bagaimana sifat-sifat tertentu akan muncul atau terlihat pada organisme tersebut.
Homozigot adalah individu yang memiliki dua gen identik untuk suatu sifat tertentu. Gen ini terletak pada kromosom homolog (pasangan kromosom) yang diwariskan dari orang tua.
Ciri-ciri dari homozigot adalah:
Menurut sumber dari buku Genetika Mendel: Prinsip Dasar Pemahaman Ilmu Genetika by Estri Laras Ayuningtyas, terdapat beberapa perbedaan yang signifikan antara heterozigot dan homozigot, yaitu:
Contoh heterozigot yang sering kita temukan adalah warna mata yang dimana individu dengan alel mata cokelat (B) dominan dari satu orang tua dan alel mata biru (b) resesif dari orang tua lainnya (genotip Bb).
Sedangkan homozigot memiliki beberapa perbedaan, antara lain:
Contoh berikutnya adalah Golongan Darah (Sistem ABO) yang dimana heterozigot memiliki alel golongan darah A (A) dan alel golongan darah O (o) (genotip Ao). sedangkan homozigot memiliki beberapa perbedaan, antara lain:
Sampoerna University adalah sebuah universitas terakreditasi penuh di Indonesia yang menawarkan pilihan terbaik bagi mereka yang mencari pendidikan internasional unggul. Kami adalah universitas swasta, non-denominasi, nirlaba yang berlisensi dan terakreditasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Sampoerna University berkomitmen untuk menyediakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung bagi para mahasiswanya. Hal ini diwujudkan melalui fasilitas modern dan fakultas berkualitas yang kami sediakan.
Selain pendidikan di dalam kampus, kami mendorong para mahasiswa untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan eksternal seperti seminar, kompetisi, dan konferensi nasional dan internasional. Dengan partisipasi aktif, mereka akan mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari universitas.
Segera daftar untuk ikut proses penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2023-2024 disini. Admission Team kami akan segera menghubungi untuk memberi informasi lebih detail.
Jadwalkan dengan kami kapanpun kamu ingin visit tour kampus on-site atau virtual!